Gambar Konten
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News Memuat berita...

Sikapi Maraknya Narkoba, PJS dan KNPI Bangka Barat Perketat Pengawasan Hiburan Malam hingga Pelabuhan

BANGKA BARAT,BabelNewsNusantara— Dewan Pimpinan Cabang Pro Jurnalismedia Siber (DPC PJS) Kabupaten Bangka Barat menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi bersama Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Bangka Barat dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan bahaya pekat (penyakit masyarakat).

Sinergi tersebut digagas langsung oleh Ketua DPC PJS Bangka Barat, Yopi Herwindo, bersama Ketua DPD KNPI Bangka Barat, Ramsi.

Langkah ini menjadi respons atas maraknya kasus hukum yang menjerat para pemuda di Kabupaten Bangka Barat dalam beberapa pekan terakhir, baik dalam kapasitas sebagai pengguna maupun pengedar narkoba.

Ketua DPC PJS Bangka Barat, Yopi Herwindo, menegaskan bahwa insan pers memiliki peranan penting dan tanggung jawab moral dalam memberikan edukasi serta mengawal kondusivitas daerah.

PJS siap mendukung penuh program-program pembinaan kepemudaan melalui penyebaran informasi yang positif dan edukatif demi membendung potensi penyimpangan sosial, termasuk masalah peredaran gelap narkoba maupun isu LGBT di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Bangka Barat, Ramsi, menyampaikan bahwa salah satu benteng utama dalam menyelamatkan pemuda adalah dengan membuka ruang pemberdayaan ekonomi yang nyata.

 KNPI berkomitmen untuk mendorong penciptaan lapangan pekerjaan bagi pemuda Bangka Barat agar mereka memiliki kegiatan yang produktif dan terhindar dari pergaulan negatif.

Ramsi juga menyoroti keberadaan tempat hiburan malam di wilayah Bangka Barat.

 Menurutnya, pemantauan dan pengawasan terhadap tempat hiburan malam perlu ditingkatkan secara berkelanjutan karena lokasi-lokasi tersebut kerap disinyalir menjadi pintu masuk peredaran barang haram.

Guna mengoptimalkan gerakan pencegahan ini, PJS dan KNPI sepakat untuk menjalin kerja sama lintas sektor dengan menggandeng jajaran instansi terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN).

Selain pengawasan di darat, pengetatan di sektor pintu masuk wilayah juga menjadi prioritas. 

PJS dan KNPI akan berkoordinasi dengan pihak berwenang di kawasan pelabuhan keluar-masuk barang dan penumpang agar sistem pengamanan serta pemeriksaan lalu lintas dapat diperketat guna memutus rantai peredaran narkoba dari luar daerah.

Melalui langkah proaktif dan kolaborasi berkesinambungan ini, diharapkan pemuda di Kabupaten Bangka Barat dapat terselamatkan dari bahaya pemakaian obat-obatan terlarang serta ancaman kerusakan moral bangsa sebelum terlambat.

Baca Juga

Paling sering ditanyakan

    atau
    Iklan